"Al-shaumu li wa ana ajzi bihi" (Puasa itu untukKu dan aku akan mengganjarNya. (Hadist Nabi) Artinya disini Puasa adalah sebuah tindakan dan keputusan yang amat individual, sebuah keputusan nurani seseorang manusia untuk mendisiplinkan dirinya sendiri, sebuah laku sunyi, sebuah keheningan yang amat pribadi, jalan yang dibuka pelan-pelan antara hati nurani manusia dengan alam Tuhan, dimana ketika puasa dimenangkan secara kaffah, utuh maka akan ada sentuhan manis Allah SWT dalam diri manusia. Puasa adalah tapa yang amat-amat personal.
Jadi mustinya bagi kaum muslim, sebagai umat Islam puasa bukanlah sebuah kebisingan publik, pemenuhan hiruk pikuk di dalam ruang publik, puasa juga bukan alasan untuk aleman (minta dihormati), menang-menangan sendiri apalagi membuat kelompok lain, lingkungan menjadi tak nyaman karena egoisme kita dalam berpuasa.
Berlakulah puasa sebagaimana orang terdahulu puasa, puasa yang tenang, yang tidak riya' dan menjadi pembersih klep-klep kerakusan duniawi kita untuk membuka jalan menuju Allah SWT.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar