Cari Blog Ini

Selasa, 13 Februari 2018

Bukankah malam selalu tetap menjadi malam, bila malam itu adalah matamu
Bukankah bintang akan tetap menjadi bintang, bila bintang itu adalah ribuan mimpimu
Seperti debu yang menempel di tepi jendela kaca
begitulah dirimu mendikte seluruh perasaanku

Aku ingin menghancurkan candi rindumu
Tapi yang kudapat justru telaga air mata, telaga dewa kesunyian




Anda, 13 Februari 2018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar