Desember, hujan dan namamu
Jalan setapak setengah becek
Wajahmu yang terus mengakar
Lalu kesepian telah kehilangan kedaulatannya.
Mencintaimu seperti membakar dupa tapi dengan mantera yang gagal bersuara.
Aku rindu pada wajahmu
Pada bulan desember, bulan penuh teka teki gerak udara.
Anda Kusmawan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar